Guncangan Gempa M 4.8 Terjadi di Kalimantan Selatan
Warga di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) merasakan guncangan gempa dengan magnitudo (M) 4.8. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa guncangan gempa ini terjadi pada hari Jumat, 11 April 2025, pukul 16:15 WITA. Meskipun tidak berpotensi tsunami, guncangan gempa ini sempat membuat panik sebagian warga dan mendorong mereka untuk keluar rumah.
Pusat Gempa di Darat, Kedalaman Dangkal
Berdasarkan informasi dari BMKG, pusat guncangan gempa M 4.8 ini berada di darat, tepatnya pada koordinat 3.15 Lintang Selatan dan 115.18 Bujur Timur. Lokasi pusat gempa berada sekitar 36 kilometer arah timur laut dari Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kedalaman gempa tercatat dangkal, yaitu hanya 10 kilometer di bawah permukaan tanah. Hal inilah yang menyebabkan gempa terasa cukup kuat di beberapa wilayah.
Wilayah yang Merasakan Gempa Berkekuatan M 4.8
Menurut laporan BMKG dan kesaksian warga, guncangan ini dirasakan cukup kuat di wilayah Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), dan sebagian Kota Banjarmasin. Warga melaporkan merasakan getaran yang berlangsung beberapa detik dan membuat benda-benda di dalam rumah bergetar. Beberapa warga di Tapin bahkan sempat keluar rumah karena panik merasakan gempa yang tiba-tiba.
Tidak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Tetap Waspada
Meskipun gempa M 4.8 ini cukup terasa, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hal ini dikarenakan pusat gempa berada di darat dan magnitudonya tidak terlalu besar. Namun, BMKG tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan yang mungkin terjadi dengan kekuatan yang lebih kecil.
Imbauan BMKG Pasca Guncangan Gempa
Pasca terjadinya guncangan gempa, BMKG memberikan beberapa imbauan kepada masyarakat Kalimantan Selatan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak panik, serta tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Jika terjadi gempa susulan, masyarakat diimbau untuk segera keluar rumah dan mencari tempat yang aman, menjauhi bangunan dan tiang listrik. Pihak BMKG akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.
