Eksotika Borneo: Mengintip 9 Buah Khas Kalimantan yang Jarang Ditemui di Tempat Lain
Kalimantan, atau dikenal juga sebagai Pulau Borneo, bukan hanya rumah bagi hutan hujan tropis yang luas dan keanekaragaman hayati yang menakjubkan, tetapi juga menyimpan harta karun berupa buah-buahan eksotis yang jarang ditemui di luar pulau ini. Keunikan rasa, bentuk, dan aroma dari buah khas Kalimantan ini seringkali membuat penasaran para penikmat kuliner dan wisatawan. Mari kita jelajahi 9 di antaranya yang paling menarik!
- Lahung (Durio dulcis): Sekilas mirip durian, namun kulitnya berwarna merah menyala dengan duri yang lebih tumpul. Daging buahnya berwarna kuning, bertekstur lembut, dan memiliki aroma tajam yang khas, meski rasanya tidak semanis durian pada umumnya. Lahung menjadi salah satu buah khas Kalimantan yang paling dicari saat musimnya.
- Kapul (Baccaurea macrocarpa): Buah ini menyerupai manggis dengan kulit cokelat muda. Rasanya perpaduan manis dan asam yang menyegarkan, dengan daging buah berwarna putih kekuningan. Kapul memiliki nama lain seperti tampoi atau setai dan erat kaitannya dengan tradisi masyarakat Dayak.
- Belimbing Darah (Baccaurea angulata): Bentuknya seperti belimbing biasa, namun berwarna merah menyala dan tumbuh bergerombol di batang pohon. Kulitnya tebal, dengan daging buah putih yang menawarkan rasa manis sedikit asam. Buah ini adalah salah satu primadona endemik Borneo.
- Ramania (Bouea macrophylla): Dikenal juga sebagai gandaria di beberapa daerah lain, Ramania di Kalimantan memiliki keunikan tersendiri. Buah ini sering disantap langsung saat matang (kuning-oranye) dengan rasa manis-asam, atau yang masih muda (hijau) sering dijadikan campuran sambal.
- Keramu (Baccaurea lanceolata): Buah berwarna ungu kehitaman ini memiliki cita rasa gurih seperti mentega. Keramu tidak bisa dimakan langsung; ia harus melalui proses perebusan terlebih dahulu agar layak konsumsi.
- Keledang (Artocarpus lanceifolius): Kerabat dekat nangka dan cempedak, keledang memiliki kulit kekuningan dengan tonjolan seperti duri halus. Daging buahnya berwarna jingga kemerahan, bertekstur lembut, dan rasanya manis, seringkali tanpa aroma menyengat seperti cempedak.
- Wanyi (Mangifera caesia): Buah ini mirip mangga, namun berukuran lebih besar dengan aroma sangat tajam seperti cempedak. Rasanya manis-asam dan dagingnya berwarna putih. Wanyi menjadi favorit bagi sebagian orang karena keunikan aromanya.
